
Dollar memang mata uang yang bisa disebut superior, banyak negara yang ingin mengalahkan dominas Dollar di dunia, namun apa daya Amerika yang notabene sebagai pemilik Dollar masih gagah perkasa, mereka masih di atas melihat kita yang ada di bawah.
Baiklah jadi ngalur ngidul tentang keperkasaan Dollar, kita lanjutkan dengan hubungan dengan judul kita, bagaimana investasi Dollar apakah menguntungkan, nah sebaiknya Anda pelajari hal-hal dibawah ini yang sudah kami rangkumkan dari berbagai sumber yang tentunya pasti akan sangat membantu.
Pahami istilah kurs beli dan kurs jual
Kurs beli adalah nilai beli pihak bank atau money changer terhadap Dollar yang ingin kita jual. Sedangkan kurs jual adalah nilai beli pihak bank atau money changer terhadap Dollar yang kita miliki atau ingin kita jual. Kurs beli selalu lebih rendah daripada kurs jual. Misalnya kurs beli Rp 12.500, kurs jualnya Rp 12.700. Berarti kalau kita mau membeli Dollar di sana, harga per satu Dollar adalah Rp 12.700.
Belilah Dollar resmi
Ada yang mengatakan Indonesia adalah surganya barang palsu. Uang palsu tidak hanya menimpa mata uang rupiah. Dollar pun bisa dipalsukan. Karena itu, kita wajib memastikan bahwa Dollar yang kita beli adalah asli.
Caranya adalah membeli Dollar di tempat resmi, contohnya money changer dan bank. Risiko mendapat Dollar palsu di bank tentunya sangat kecil. Sementara money changer bisa saja menjual Dollar palsu, tapi kemungkinannya kecil jika money changer itu telah punya nama atau punya banyak pelanggan.
Karena itu, pilihlah money changer yang punya reputasi baik. Kita bisa mencari informasi ini di Internet atau menanyakan kepada kenalan yang mungkin pernah bertransaksi di money changer tersebut.
Jangan simpan terlalu lama
Harap diketahui bahwa kalau bentuk fisiknya cacat sedikit saja, uang Dollar bisa dihargai lebih murah daripada harga pasaran, atau bahkan ditolak. Itu sebabnya kita tak disarankan berlama-lama menyimpan Dollar di tempat yang tak mendukung, seperti dompet.
Contoh kerusakan yang sering dikeluhkan orang yang punya duit Dollar adalah kertas menguning, tercoret, dan terlipat. Ya, duit Dollar tak boleh dilipat agar nilainya tak berkurang. Jadi, langsung tabung saja ke bank begitu kita mendapat Dollar. Kalau pas membeli mendapat lembar duit seperti itu, kita juga bisa menolaknya.
Cara menanam investasi tabungan Dollar sebenarnya cukup mudah. Prinsip utamanya adalah membeli Dollar saat nilainya turun dan menjualnya ketika nilainya naik. Misalnya hari ini kita membeli Dollar Rp 12.500, kemudian seminggu kemudian harganya Rp 12.700. Saat itulah yang tepat untuk menjual Dollar tersebut.
Berikut ini adalah cara umum bermain Dollar:
Bandingkan nilai jual
Dari satu bank atau money changer ke bank atau money changer lain, kurs jual Dollarnya bisa berbeda-beda. Carilah pihak yang menjual Dollar dengan harga terendah.
Beli Dollar secara reguler
Rekomendasinya adalah tiap bulan sekali. Dengan begitu, nilai Dollar kita akan merata, tidak terpatok pada satu harga saja. Cara ini berguna untuk mengantisipasi jatuhnya nilai Dollar secara tiba-tiba. Sehingga kita tak rugi-rugi amat karena Dollar yang kita beli harganya tidak sama.
Targetkan keuntungan
Misalnya: kita menginginkan margin keuntungan 5 persen.
Satu Dollar kita beli dengan harga = Rp 13.000.
Keuntungan per 1 Dollar = Rp. 13.000 x 5% = Rp. 650
Minimal kurs beli per 1 Dollar = Rp. 13.200
Artinya, ketika kurs beli Dollar menjadi minimal Rp 13.200, kita bisa segera tukar Dollar itu dengan rupiah. Lakukan hal ini secara rutin selama 1-12 bulan.
Batasi jangka waktu penyimpanan
Batas maksimal jangka waktu penyimpanan Dollar yang direkomendasikan adalah 12 bulan. Artinya, selama 12 bulan boleh-boleh saja kita tak menukarnya dengan rupiah. Tapi, yang disarankan adalah kita selalu melihat informasi tentang nilai tukar rupiah setiap pekan atau bulan baik di media massa maupun bank agar bisa mendapat keuntungan lebih banyak.
Investasi tabungan Dollar relatif mudah dilakukan, terutama bagi mereka yang belum pernah berinvestasi. Investasi ini juga bisa dijadikan batu loncatan untuk menuju investasi yang lebih rumit, seperti saham dan reksa dana.
Demikian artikel tentang Investasi Dollar Apakah Menguntungkan ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Investasi Dollar Apakah Menguntungkan ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

